Bu Pur segera berdiri setelah saya dekati. Saya bermaksud mengajaknya dialog tentang pengalamannya dalam menggunakan telepon seluler. “Bu, saya mau tanya”, katanya mengawali ceritanya. Bu Pur memiliki cucu, yang masih usia anak-anak. Cucu-cucunya sering meminjam HP miliknya, suatu saat, cucunya asal mencet-mencet Hp tersebut dan tiba-tiba keluarlah, sesuatu yang mengejutkan Bu Pur. Sesuatu yang tidak patut dilihat anak-anak.”Bagaimana bu, supaya hal-hal itu tidak terjadi lagi?”, tanyanya.

Ibu Kabul Sri Wahyuni-Ketua KIM Setia Desa Pojok Kec. Mojogedang

Ibu Kabul Sri Wahyuni-Ketua KIM Setia Desa Pojok Kec. Mojogedang

Pengalaman buruk yang dialami Bu Pur hanyalah salah satu dari ketidaktahuan para orang tua tentang bagaimana harus berhadapan dengan dunia digital.Apa yang harus dilakukan ketika anak kecanduan gadget sampai lupa waktu. Bagaimana bersikap ketika internet dibutuhkan untuk membantu mengerjakan tugas sekolah, namun dilain sisi internet juga sarat dengan muatan negatif seperti pornografi, kekerasan, dan lain sebagainya. Berinternet secara sehat dan cerdas adalah jawabannya. Internet sehat mengandung maksud menggunakan internet secara bertanggung jawab, untuk kegunaan yang bersifat positif dan mencerdaskan, tidak melanggar moral, etika, dan ketentuan hukum.

Ibu-ibu kader kesehatan Desa Pojok dalam peserta penyuluhan Internet Sehat

Ibu-ibu kader kesehatan Desa Pojok,peserta penyuluhan Internet Sehat

Ketua Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) “Setia” Desa Pojok Kecamatan Mojogedang Kabupaten Karanganyar, Ibu Kabul Sri Wahyuni, Jum’at (29/7) memaparkan materi mengenai  pentingnya orang tua   mendampingi anak, saat anak menggunakan internet. Ibu Kabul telah mendapatkan materi mengenai pendampingan orang tua terhadap aktivitas online anak dari Tim Pemberdayaan KIM Dishubkominfo Kab. Karanganyar, karenanya agar pengetahuan ini bisa dipahami masyarakat luas, ia menyebarluaskannya.

Ibu Sofi dari Tim Pemberdayaan KIM Dishubkominfo memandu dialog bersama peserta

Ibu Sofi dari Tim Pemberdayaan KIM Dishubkominfo memandu dialog bersama peserta

Hadir pada kesempatan Pemberdayaan KIM tersebut Kepada Desa Pojok , Ibu Wiwin Indarwati, Bidan Desa, Tim Pembina KIM Dishubkominfo dan ibu-ibu kader kesehatan se-Desa Pojok Mojogedang.  Sesi dialog yang dipandu Ibu Sofi dari Dishubkominfo  mendapat sambutan positif dari para ibu. Beberapa bertanya tentang apa itu wifi, hot spot, bagaimana mengamankan telepon seluler berpulsa internet agar tidak berbahaya ketika dipergunakan anak, dan beberapa berbagi cerita mengenai  memberikan HP kepada anak sesuai dengan kebutuhannya (sf).